Pengaduan Terkait Pihak Bank BCA

Bank BCA adalah sebuah perusahaan penitipan uang atau biasa di sebut sebagai perbankan " Bukan Pembangkang". Dimana perusahaan selalu menawarkan fasilitas transaksi uang dalam bisnis atau pun sebagai tabungan yang aman dan terpercaya.

Akan Tetapi Saat ini Bank yang selalu menjadi bank yang no.1 di Indonesia selalu mempunya masalah respon dan pemblokiran yang tidak menentu atau sesuka hati nya saja.



Di sini saya ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat yang pernah mengalami hal yang sama setidak nya ada kenalan atau kerabat yang berkerja di perushaan perbankan yang bisa memberi masukan ke pada pihak bank terkait. Mengenai masalah pemblokiran rekening atas komfirmasi kehilangan atau perampokan.

Untuk itu jangan langsung di blokir karena bisa saja ada oknum-oknum yang memanfaatkan celah ini menjadikan nya sarana mencelakan sang pemilik rekening.

Cerita saya dan kejadian yang akan saya cerita kan ini bukan pengalaman pribadi akan tetapi ini adalah cerita mengenai teman akrab saya.

Pada saat itu beberapa bulan yang lalu, Teman saya mengatakan akan keluar negri untuk mengobati kaka dia yang mengalami masalah selaput mata koyak. Saat itu dia hanya membaya surat rekomendasi dari dokter Indonesia. 1 Kartu ATM dari BANK BCA kemudian 1 Unit Token BANK BCA untuk internet banking, dan beberapa ratus ringgit mata uang malaysia. Karena berobat nya penang, sesampai nya di sana berselang 2 hari.

Saat mengunjungi rumah sakit dan saat hendak melakukan pembayaran untuk administrasi pembayaran saat itu Ringgit Cash yang di bawa tidak lah mencukupi. Kemudian Dia hendak melakukan penarikan tunai naas nya juga nama nya manusia ternyata ATM yang dia bawa ternyata salah, karena di dia masih memiliki fasilitas yang di berikan oleh pihak bank BCA Internet BANKing yang biasa dia pergunakan dengan sedikit lega dia mencoba mentransfer uang yang ada di bank 1 nya lagi ke Rekening yang kartu ATM nya di Bawa saat ingin melakukan transaksi saat itu juga tidak bisa di lakukan karena ada pelaporan yang mengatas namakan diri nya melapor ke Bank BCA bahwa melaporkan kehilangan.

Dan dia tidak bisa melakukan transaksi dari internet banking, Sukurlah dia masih punya sisa ringgit untuk membeli pulsa untuk menelepon pihak bank. Seandai nya dia tidak memiliki sisa ringgit bagai mana kejadian nya?

Seharus nya pihak bank lebih responsif, menyakan data dan keterangan yang lebih mendetail seperti nama orang tua email atau no telp yang di pergunakan.

Akan tetapi tidak lakukan oleh pihak bank, dan langsung memblokir fasilitas interbanking nya. Itu kah yang di lakukan oleh bank No.1 indonesia?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar